Ahmad Zarkasi, calon wakil walikota Bengkulu

Expresinews, Bengkulu -Mantan ketua DPRD Kota Bengkulu 2004-2009 Ahmad Zarkasi, menjadi kandidat kuat yang memiliki angka elektabilitas tertinggi sebagai Calon Wakil Walikota Bengkulu pada 2018.

Kesimpulan itu berdasarkan hasil survei Bengkulu Survey Information Center (B-SIC) yang berlangsung  24-28 November 2017.

Zarkasi disebut sebagai sosok yang memiliki persentase tertinggi di antara empat kandidat wakil walikota dari hasil survei elektabilitas. Elektbilitas Zarkasi mencapai 18,6 persen.

Jumlah itu mengalahkan Dedi Wahyudi yang pernah menjadi GM Rakyat Bengkulu media terbesar di Bengkulu. Elektabilitas Dedi Wahyudi untuk menjadi wakil walikota mencapai 14,1 persen.

"Disini terlihat tipikal masyarakat kota Bengkulu yang rasional tidak selalu tentang popularitas, dalam angka popularitas Dedi boleh unggul sedikit dari Zarkasi, karena faktor budaya televisi yang membuat faktor populer Dedi, namun saat bicara kelayakan untuk dipilih masyarakat masih ingin Zarkasi, yang memiliki catatan gemilang sebagai singa parlemen dimasa itu." ungkap Sepri Yunarman peneliti B-SIC

Televisi pun tercatat sebagai media favorit responden yang persentasenya mencapai 34,7 persen, diikuti kunjungan langsung dan baliho/spanduk.

“Publik kenal terhadap sosok yang lama berkecimpung di dunia pertelevisian, namun publik ingin sosok yang tegas dalam percaturan kepemimpan kota Bengkulu, sosok itu ada pada Zarkasi." tambah Sepri yang juga Direktur B-SIC, dalam wawancara kepada awak media.

BSIC merilis, sifat tegas menjadi alasan memilih Wakil Walikota bagi masyarakat kota sebanyak 16,8 persen, dekat dengan rakyat 9 persen dan sosok amanah jujur dipercaya 8,3 persen.

Survei itu menyasar 400 responden warga Kota Bengkulu yang berusia 17 tahun atau sudah menikah. Riset dilakukan dengan beberapa metode seperti teknik wawancara face-to-face berbasis kuesioner terstruktur yang dipegang pewawancara dan melakukan pengacakan responden dengan teknik multistage random sampling. Survei ini juga mengambil sampel yang dibuat proporsional hingga tingkat RW dan RT. Adapun margin of error survei ini 3,5 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

"Meski menjadi kandidat kuat, hri hari hingga pencoblosan menjadi peetempuran sengit bagi Zarkasi dn Dedi sebagai Wakil mereka ikut menjadi penentu kemenangan Walikota Bengkulu." tutup Sepri.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top