Expresinews_ Tertangkapnya mucikari E (24) oleh Ditreskrimum Polda Sumsel baru-baru ini menjadi perhatian aparat kepolisian. Setiap orangtua juga harus menjaga dan mengetahui perilaku anak gadisnya.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Iza Fadri mengungkapkan, remaja gadis sangat rentan terjebak dalam prostitusi. Apalagi, modus yang dipakai penyalurnya sangat beragam dan mudah memikat calon korbannya untuk dijual kepada lelaki hidung belang.
"Orangtua harus tahu ke mana anak gadisnya pergi dan berperilaku. Mereka harus diawasi intens biar tidak terjebak dalam prostitusi," ungkap Iza, Jumat (15/5).
Iza mengatakan, pihaknya masih terus menyelidiki kasus mucikari E. Hal ini untuk mengetahui jaringannya dan berapa banyak pekerja seks komersial (PSK) yang dipekerjakannya.
"Siapa tahu ada jaringan di luar Sumsel. Kemungkinannya sangat besar," kata dia.
Sebelumnya diberitakan, anggota Ditreskrimum Polda Sumsel menangkap seorang mucikari berinisial E bersama seorang PSK berinisial K saat menunggu pelanggannya di salah satu hotel di Jalan Letkol Iskandar, Palembang. Dalam pemeriksaan, tersangka E menjual anak buahnya kepada lelaki hidung belang melalui short messenger service (SMS) dan mayoritas pelanggannya kalangan pejabat di Sumsel dengan tarif Rp 2 juta hingga Rp 5 juta per short time.
(merdeka.com)


0 komentar:
Posting Komentar