expresinews, Bengkulu- Lebih dari 3000 masyarakat Bengkulu memadati ruangan dan halaman luar
Auditorium Poltekkes Kemenkes, Sabtu (7/3) pagi. Hal ini menandakan
suksesnya Konser Kemanusiaan bertajuk Konser Tujuh Kota (K7K) garapan
Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) Bengkulu ini, yang
menghadirkan Duta KNRP Opick Tombo Ati dan Ebieth Beat A.
Ketua KNRP Bengkulu Iip Aripin mengatakan, kehadiran semua masyarakat
Bengkulu di acara konser amal ini adalah bukti cinta kepada Allah.
“KNRP Bengkulu akan terus melakukan pemahaman terkait isu Palestina,
terlebih dengan dilantiknya pengurus Wilayah KNRP Bengkulu, kami siap
mensosialisasikan dan menerima donasi warga Bengkulu untuk rakyat
Palestina,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Ketua Harian KNRP Caca Cahayaningrat.
Caca menyampaikan, acara yang diselenggarakan ini merupakan sebuah upaya
yang akan dilakukan secara terus menerus dalam rangka menggalang
solidaritas rakyat Indonesia untuk rakyat Palestina.
“Saat ini kami telah membentuk 29 cabang KNRP Provinsi di seluruh
Indonesia. Pada setiap daerah, kami mengajak seluruh rakyat untuk ikut
serta dalam kerja besar kemerdekaan bangsa Palestina,” jelas Caca
didampingi seorang Syaikh dari Palestina, Nasef Nasir.
Sementara itu, konser yang disponsori oleh Bank Muamalat, Bank
Bengkulu, BETV, Bengkulu Ekspress, PKPU, One Day One Juz, Tanjung Karang
Hotel, dan Jazirah Radio ini telah mengumpulkan donasi melebihi target,
yaitu sebesar Rp 1,1 miliar dan akan diserahkan kepada KNRP Pusat
untuk disalurkan langsung kepada rakyat Palestina.
Gelaran konser kemanusiaan di Kota Bumi Raflesia dihadiri Karo Kesra
Pemda Provinsi Bengkulu, H.Cik Hasan Zein (Perwakilan Gubernur Bengkulu)
, Ketua MUI Bengkulu Prof. DR. H Rohimin M.Ag, Ketua Umum KNRP
Soeripto, serta sejumlah pengusaha dan tokoh masyarakat Bengkulu.
(mk/knrp)
Sumber: http://www.knrp.org
Home
»
Internasional
»
Kota Bengkulu
»
Palestina
» Masyarakat Bengkulu Sumbang 1,1 Miliar Rupiah untuk Rakyat Palestina
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



0 komentar:
Posting Komentar